Selasa, 13 November 2012

Karena Musik Bisa Lebih Menggambarkan Perasaan

| Selasa, 13 November 2012 | 0 komentar

Musik itu dimana perasaan hati menuangkannya kedalam nada dan suara dengan tempo tertentu yang membuatnya seakan perasaan itu tersampaikan, karena dimana saat nada itu dimainkan dengan indah, maka yang mendengarnya pun merasa nyaman, entah menggunakan tempo yang lembut atau dengan cepat merambat, namun begitu dalam perasaan yang tertuang. Maka, bukankah akan lebih syahdu saat kita mencoba menikmati bait demi bait nada yang terdengar?.

Dari situlah mengapa musik itu tak terpisahkan dari kehidupan, bahkan sudah ada sejak zaman para nabi dan rasul, tak menutup kemungkinan makhluk zaman prasejarah pun memainkan nada dengan suara suara mereka.

Begitu dialunkan sebuah lagu, seseorang bisa merasakan bersemangat, sedih, gembira, marah dan lain sebagainya, sebagaimana yang ia rasakan, entah di picu dari lagunya, atau memang lagu tersebut menggambarkan suasana hatinya.

Jangan tanya kepadaku tentang definisi musik, arti menurut bahasa, dan yang lainya, karena aku cuma mencoba menikmati, sesekali ikut memainkan meski malah hancur dan tak nikmat didengar. Dulu memang, aku tertarik dengan dunia seni musik, sampai sekarang juga.... bedanya dulu aku begitu berambisi, sekarang aku cuma bisa menikmati, dan mungkin karena itulah aku tau, aku lebih memahami perasaan orang lain, namun perasaanku sendiri aku tak tau, terlalu jauh mencoba menjadi seseorang yang bukan diriku, membuat aku jauh dari diriku sendiri, dan sekali lagi...musik bisa menggambarkannya.

Mungkin diantara kalian ada yang menganggap musik itu gini, kalo ga gini bukan musik namanya!. Whats wrong???apa yang salah dengan musik yang itu, jelek kah? tak sesuai kah? bukankah itu gambaran perasaan seseorang itu?? jadi kenapa tak menghargai saja yang mereka ungkapkan?, apa kamu terlalu naif untuk memahami perasaan orang lain??. Tak ada yang salah memang, namun dunia ini terus berputar, zaman terus berjalan, jadi biarkan semua berkembang sesuai dengan zamanya, sesekali bernostalgia itu perlu, namun hidup itu maju, dan terus maju, toh musik itu bervariatif, kalian bisa memilih untuk dinikmati.
Dan....kali kali dengerin orang nganji noh...pak haji juga kalo ngaji pake irama kok, hati senang..adem pula...
Indahkan???

Readmore..

Awal Ketertarikan Dengan Mesin

| | 0 komentar

Mengapa mesin itu bergerak?, Bagaimana caranya?, Apa bedanya mesin yang ini dan yang itu?. Begitulah biasanya yang tersirat dalam fikiranku saat melihat sebuah mesin bergerak, entah apapun itu, mesin kendaraan, mesin potong, mesin ketik dan masih banyak lagi.

Dan ternyata hal itu semua membuat aku tertarik, pada awalnya kalo tak salah ingat saat itu aku masih terlalu kecil untuk mengetahui apa itu mesin, sehingga dulu aku lebih tertarik dengan apa yang membungkus mesin itu sendiri.

Seperti yang biasa menjadi imajinasi seorang anak kecil, yahh ku tunggangi motor itu..aku bisa melaju kencang seperti kuda yang tak terkontrol emosinya, kurasakan anginnya meniup kesana kemari, serasa pantatku yang menggerus aspal, bukan dengan bannya, dan kalian akan tau sosokku saat aku dan kuda besiku menjadi yang tercepat, menjadi juara di akhir pertandingan, begitu senangnya hingga sepertinya kudengar teriakan yang begitu kencang dari ujung lubang buangnya. Apalah arti imajinasi dan seperti itulah ketika ada selembar kertas putih di hadapanku dan pensil di tangan kananku, kucoba menuangkan nya disana, kutarik garisnya sesuai dengan arah angin, ku bentuk bodi nya sesua aerodinamika yang terbanyang.
 
 Cuma bisa gambar 2 dimensi aja..4 dimensinya, cuma ada di otak saya ^-^

Seiring waktu berjalan, dan semakin bertambah umur, ternyata bosan juga maka bergantilah dengan roda empat, karena memang ia bisa berlari lebih kencang, dari situlah terfikirkan, mungkin menyenangkan apabila benar benar mendesain bentuk kendaraan sesuai dengan keinginan kita, oleh karena itu aku memutuskan masuk ke sekolah teknik untuk mewujudkan mimpi tersebut, berharap ada sedikit pendidikan mengenai gambar teknik, body repair, dan semua hal yang berkaitan dengan semua itu. Ternyata aku salah kira, jurusan otomotif hanya mempelajari dasar sebuah mesin, bukan dengan bodinya. Kecewa memang, namun prosedurnya memang seperti itu untuk sekolah otomotif. Setidaknya itu yang kutau.

Sedikit demi sedikit memahami apa yang diajarkan, ternyata ketertarikan kepada sebuah siklus pergerakan mesin kurasakan kembali, dan terbayang putaran mesin yang beringas, suara syahdu yang mendayu di lubang buangnya, semua terasa dekat dengan telinga ini.

Rasa penasaran tak henti hentinya menghantui, karena dunia otomotif ini terus bergerak dan berkembang, bahkan bisa dibilang kita tertinggal kereta untuk masalah ini ketimbang negara negara lain. Namun bukan berarti kita berhenti disini.

Kadang aku tak mengerti, apa ketertarikanku ini membawa sebuah peruntungan atau tidak, namun jangan salah, mempelajari sesuatu itu hal yang mulia, semua pasti ada hikmah yang bisa di ambil. Bukankah ilmu itu hal yang tak akan musnah? kecuali kau menghentikan laju otakku!. Hehehehe... 

Oh iya, satu yang bisa kita pelajari dari sebuah siklus mesin adalah, mesin itu melakungkan siklus kerja yang teratur, mau itu 2 langkah, 3 langkah, 4 atau selebihnya, dan mereka bergerak terkordinasi dengan baik, presisi, dan terus menerus melakukan hal yang sama hingga tujuannya terpenuhi, Kalau mesin pun bisa bergerak teratur, mengapa kita tidak? bukankah mereka juga diciptakan dari tangan manusia?,jadi?? sekian, dan terima kasih

Readmore..

Senin, 12 November 2012

Thanks To :

| Senin, 12 November 2012 | 0 komentar

  1. Allah SWT.
  2. Kedua Orang tua
  3. Departemen Pertahanan Amerika serika, yah karena kita tau, cikal bakal INTERNET berawal dari sana dan terus berkembang hingga sekarang.
  4. Teman - teman saya yang telah mengenalkan dunia digital. Sesungguhnya aku sendiri orang yang gaptek, dan berkat kalian aku sedikit memahani dunia baru ini.
  5. Goggle, Blogspot, o-omdotcom, semua yang terkait dan berpenaruh berdirinya blog ini. 
  6. Teman - teman bloger, semoga kehadiranku tak membawa pengaruh buruk bagi kalian, Aku sama dengan kalian, yang cuma menumpahkan isi hati.
  7. Dan yang tak kalah penting adalah jasa penyedia layanan internet, ehehehe... bayangkan kalo tanpa pulsa, tanpa layanan komunikasi dari pihak manapun, apakah sekarang tulisan ini termuat??
  8. Dan masih banyak lagi.
Okeyy, jadi pada intinya aku sebagai penulis hanya membuat "Tulisan" yang mungkin tak berarti apa - apa bagi kalian, karena memang hanya terfikirkan untuk menuliskan ungkapan hati atau unek unek biasa mereka menyebutnya, ya seperti judul di atas yaitu desas desus dalam hati, so? bisa di bilang seperti buku diary dan sebagainya.
Jadi mengapa harus BLOG?? ya karena yang kita tau tulisan digital tak akan basah bila terkena banjir, tak akan hangus saat terjadi kebakaran, kuat meski di robek, dan masih banyak lagi kelebihannya di bandingkan buku konvensional, mungkin alasan yang lain adalah karena tulisan tanganku kurang enak dilihat ^-^.
Oleh karena hal di atas, mungkin kalian bisa memahami. Terima kasih... Banyak.

Readmore..
 
© Copyright 2012. Desas Desus Dalam Hati . All rights reserved | desasdesusdalamhati.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com | Modificaton Template by : Aditya R Rosandi